Harga OTP WA akan meningkat karena sistem pembayaran baru yang diumumkan oleh Meta. Perusahaan yang mengandalkan WhatsApp OTP akan perlu menyesuaikan diri dengan berita mengenai kenaikan harga ini.
Umumnya, biaya OTP WA yang berlaku menggunakan sistem pricing per sesi, dimana perusahaan dapat bebas mengirimkan OTP selama 24 jam. Hal ini tentu menjadi benefit yang besar dari menggunakan WhatsApp OTP.
Akan tetapi, baru-baru ini ada kabar tentang perubahan pricing yang menyebabkan harga OTP di WhatsApp menjadi mahal. Pelajari seperti apa alasannya, dan apa solusi untuk tetap mendapat harga yang lebih murah.
Kenapa Harga WhatsApp OTP Menjadi Lebih Mahal?
Dilansir dari laman Meta for Developers, Meta akan mengubah sistem pembayaran untuk pesan template yang dikirim dari WhatsApp Business. Artinya, perusahaan yang menggunakan API untuk pengiriman pesan template akan terpengaruh.
Pesan template ini lalu dibedakan menjadi tiga kategori, salah satunya termasuk pengiriman OTP. Berikut keterangan mengenai tiap kategori:
- Kategori pesan template untuk marketing, yaitu pesan untuk segala kebutuhan marketing. Mulai dari mengirimkan informasi produk baru, promosi, dan pengumuman tertentu.
- Kategori pesan template untuk utilitas, yaitu pesan untuk membalas aksi pelanggan. Mulai dari konfirmasi pembayaran, reminder, dan update pengiriman produk.
- Kategori pesan template untuk autentikasi, yaitu pesan untuk proses autentikasi pelanggan. Salah satunya yaitu OTP yang diminta pelanggan saat ingin konfirmasi atau mendaftar.
Sistem pembayaran untuk tiga kategori ini akan diubah menjadi per pengiriman pesan template, bukan lagi per sesi. Ini yang menjadi alasan mengapa harga OTP WA akan menjadi lebih mahal.
Adapun perubahan sistem pembayaran ini dimulai sejak 1 April 2025 secara dua fase. Bisnis yang termasuk ke fase pertama akan dimulai dari 1 April 2025, sementara bisnis yang termasuk fase kedua akan dimulai dari 1 Juli 2025.
Bagaimana Bisnis Menyesuaikan Diri dengan Kenaikan Harga OTP WA?
Kenaikan harga WhatsApp OTP ini tentu akan mempengaruhi pengeluaran bisnis, terutama yang mengandalkan OTP untuk proses autentikasi. Bisnis akan perlu beradaptasi agar dapat mempertahankan sistem ini.
Untuk menyesuaikan diri, perusahaan perlu mengenali apa saja yang menjadi tantangan dari pengiriman OTP. Beberapa contohnya seperti:
- OTP dapat gagal terkirim. Hal ini umumnya bisa disebabkan dari pihak provider yang kurang optimal, dan juga dari pelanggan, seperti gangguan internet dan meminta dua kali.
- Pengelolaan harga OTP. Misalnya seperti jika perusahaan ingin mengirim OTP ke pelanggan di luar negeri, biaya yang ditekankan provider, dan seringnya permintaan OTP.
- Adanya percobaan OTP fraud. Fraud secara tidak langsung dapat mempengaruhi budget OTP perusahaan, sekaligus citra perusahaan akibat maraknya terjadi penipuan dalam bisnis.
Dengan mengetahui tantangan tersebut, apa yang saat ini bisa dilakukan oleh perusahaan dengan WhatsApp OTP? Caranya tidak lain dengan optimalisasi OTP, pindah ke autentikasi lain, atau beradaptasi dengan WhatsApp OTP price terbaru.
Memaksimalkan Pemakaian OTP
Dengan harga WhatsApp OTP yang mahal, maka perusahaan perlu menggunakan pengiriman ini seoptimal mungkin. Dalam arti, perusahaan mampu meminimalkan persentase pengiriman yang gagal.
Lantas, bagaimana caranya agar pemakaian OTP menjadi optimal sehingga tidak membuang biaya? Berikut beberapa hal yang bisa dicoba:
- Pastikan untuk selalu memperbaharui database nomor telepon pelanggan. Hal ini agar perusahaan tidak mengirim OTP ke nomor yang sudah tidak aktif, sehingga harus mengirim ulang kembali.
- Perketat keamanan agar terhindari dari OTP fraud. Implementasi fitur OTP throttle agar membatasi berapa kali permintaan OTP dari pelanggan.
- Cari provider OTP yang dapat meminimalkan gagal kirim OTP. Pastikan provider memberikan layanan OTP dengan delivery rate dan speed terbaik, serta risiko delay yang minimal.
Mencari Alternatif Layanan OTP yang Lebih Cost-Efficient
Jika dirasa WhatsApp OTP menjadi terlalu mahal, maka perusahaan dapat mencoba layanan OTP lain. Salah satunya seperti aplikasi autentikasi yang dapat memberikan layanan autentikasi kepada pelanggan.
Saat ini terdapat beberapa aplikasi autentikasi yang lebih murah, seperti Authy, Google Authenticator, dan Microsoft Authenticator. Aplikasi ini bekerja dengan memberikan one-time password untuk aplikasi dan situs layanan yang mendukung 2FA/MFA.
Kelebihan dari aplikasi autentikasi ini adalah proses integrasi yang mudah, dan harganya yang lebih murah. Akan tetapi, pelanggan perlu menginstal aplikasi ini, sehingga prosesnya tidak akan semulus WhatsApp OTP.
Beralih ke Sistem Autentikasi yang Lebih Cerdas
Solusi lain selain memakai OTP WA adalah dengan memakai autentikasi yang lebih cerdas. Salah satunya yaitu autentikasi yang menggunakan biometrik, atau AI authentication yang menggunakan machine learning.
Dalam kasus AI authentication, autentikasi ini tidak hanya lebih cerdas, namun juga lebih hemat. Hal ini dikarenakan perusahaan tidak perlu membayar per pengiriman pesan, seperti WhatsApp OTP price yang baru.
Ditambah lagi, autentikasi berbasis AI juga memiliki berbagai benefit lain yang WhatsApp OTP tidak punya, yaitu:
- Memberikan keamanan yang lebih ketat secara real-time. AI juga mampu mendeteksi fraud berdasarkan tingkat risiko dan perilaku user yang tidak biasa.
- Memuluskan proses autentikasi untuk pelanggan. Pelanggan tidak lagi harus mengetikkan kode OTP untuk autentikasi, sehingga prosesnya menjadi lebih mulus dan simpel.
- Mencegah potensi fraud sebelum dampaknya terasa. Perusahaan akan dapat memitigasi dampak dari penipuan yang sebelumnya tidak bisa dilakukan dengan sistem autentikasi OTP.
Mempersiapkan Transisi ke Sistem Pembayaran yang Baru
Apabila perusahaan tetap ingin menggunakan WhatsApp OTP, maka perusahaan perlu bersiap diri dengan sistem biaya OTP WA yang baru. Misalnya, dengan mencari tahu tentang provider OTP mana yang sudah mengadaptasi sistem yang baru.
Seperti yang dijelaskan di atas, Meta melakukan pergantian sistem pricing secara dua fase. Sebagian provider OTP akan beralih ke sistem pricing WhatsApp OTP yang baru lebih awal, dan sebagian masih harus menunggu.
Dapatkan Harga OTP WA Hemat 50% Hanya di Fazpass
Jika Anda masih ingin menggunakan WhatsApp sebagai saluran pengiriman OTP, Anda juga dapat mengandalkan Fazpass. Sebab di Fazpass, Anda akan dapat menghemat pengeluaran budget untuk OTP WA hingga 50%.
Fazpass merupakan platform OTP yang akan membantu proses integrasi sistem OTP ke bisnis Anda. Anda kini tidak lagi harus membuang waktu hanya untuk melakukan satu integrasi OTP saja ke perusahaan Anda.
Keuntungan Membeli OTP WA dari Fazpass
Selain dari harga OTP WA yang hemat hingga 50%, serta proses integrasi yang simpel, masih ada beberapa keuntungan lain yang Anda dapatkan dari Fazpass, di antaranya:
- Mendapatkan provider OTP terbaik dengan transparansi yang lebih jelas, sehingga Anda tahu mana yang benar-benar paling bagus rasio verifikasinya.
- Memiliki fitur auto failover, sehingga Anda dapat tetap mempertahankan layanan OTP dengan langsung berganti ke sistem backup OTP.
- Mengelola OTP multi-vendor dalam satu dashboard, sehingga Anda akan lebih mudah dalam mengelola dan memantau status pengiriman OTP.
- Memberikan layanan OTP secara global, cocok untuk Anda yang ingin menjangkau pelanggan di luar negeri.
Dengan Fazpass, Anda dapat menyesuaikan diri dengan harga OTP WA yang akan meningkat ke depannya. Jangan sia-siakan kesempatan ini, dengan memanfaatkan Fazpass sebagai platform OTP bisnis Anda!